Sabtu, 23 Mei 2015

psycho story part 2 - kehidupanku yang baru dimulai sekarang

Part 2 – kehidupanku yang baru dimulai sekarang.

          Halo,, ini aku kau masih ingat denganku kan… pada part ini aku akan menceritakan kisahku yang selanjutnya , karena aku tidak akan puas jika hanya membunuh KL gadis berhargaku. Kali ini aku akan menceritakan pembunuhanku yang kedua, kau taukan orang yang waktu itu aku tanyakan tentang apa saja yang disukai oleh KL . yap ! benar sekali , kali ini aku ingin membunuh AL sahabat KL yang paling dekat. Kenapa?? Karena aku sudah pernah bilang bukan bahwa aku akan menghancurkan semua yang dia punya.
          Jadi cerita ini dimulai pada suatu pagi yang cerah, aku masih tidur dirumah seakan – akan kejadian kemarin tidak pernah terjadi, ayah dan ibuku pergi berangkat ke pasar setiap pagi. yah aku ingin pergi kerumah dimana aku membunuh KL tersayangku aku ingin melihat darah yang kemarin itu masih segar dan sekarang sudah beku , aku ingin melihat potongan –potongan badan keluarga gadis tercintaku .
          Tetapi belum sampai aku didepan rumahnya , aku sudah melihat banyak mobil polisi dan ambulan di depan rumahnya mungkin mereka sudah tahu tentang kejadian itu karena yapp sewaktu aku membunuh KL, aku membiarkannya berteriak dan mungkin saja waktu itu ada yang mendengarnya hanya saja dia takut untuk menelpon polisi dan mungkin saja baru sekarang dia menelponnya. Kulihat sekeliling rumah itu sedang ramai dikerumuni oleh warga setempat. Aku mendatangi rumah itu dan bertanya dengan salah satu warga yang sedang melihat rumah itu , dan ternyata itu adalah targetku selanjutnya yaitu AL , wah sungguh beruntung hidupku ini .

@ depan rumah KL
AS : “kenapa ini? kok rame betul, ini rumah KL bukan sih?”
AL : “iya ,, katanya KL dibunuh dirumahnya, dan badannya penuh dengan tusukan”
AS : “apa? Benarkah? Tidak mungkin” *pura – pura kaget*
AL : “ benarkan ,siapa orang brengsek yang mau membunuh temanku itu, jika aku tau siapa dia aku akan langsung melaporkannya ke polisi”
AS : “entahlah tapi kurasa orang itu sudah gila”
AL : “semoga saja orang itu berhasil ditangkap oleh para polisi”
tiba – tiba seorang yang kelihatan seperti polisi datang menghampiri kami.

AD : “ permisi dik ,, apa kalian mengenali korban yang tewas dirumah ini ?”
AL dan AS : “ iya dia  teman kami”
AD : “ apa kalian tau siapa saja yang dekat dengan dia?”
AL : “ maaf saya tidak tahu , karena KL itu anaknya suka berteman dengan siapa saja”
AD : “ yang seperti teman dekatnya lah kalau begitu”
AS : “ AL teman dekatnya,”
AD : “ kalau begitu bisa adik ikut saya”
AL : “ saya mau diapakan ?”
AD : “ saya hanya akan bertanya – tentang korban”
AL : “ baiklah saya akan ikut, AS aku pergi dulu ya”
AS : “ iya hati – hati”

          Setelah AL dibawa aku memutuskan untuk tidak terlibat yang lebih jauh lagi, karena aku belum mau ditangkap, tidak sebelum aku membunuh semua orang yang dekat dengan KL.
Jadi aku memutuskan untuk pulang kerumah.
          Esok harinya aku pergi ke sekolah dan kabar bahwa KL telah meninggal sudah menyebar. Wah rupanya karyaku sudah banyak dikenal oleh orang – orang, sebentar lagi aku akan menjadi orang terkenal yang dicari – cari oleh banyak orang.
          Aku ingin membunuh lagi , aku mencari AL targetku selanjutnya , tapi ternyata dia tidak masuk sekolah hari ini entah apa yang polisi itu kemarin katakan, kurasa aku harus menemuinya di rumah seperti aku sedang menjenguknya.
Hari ini juga aku menjenguknya. Membawakan sebuah bingkisan. Bingkisan yang sudah aku siapkan sedari tadi. Lalu aku segera melangkahkan kakiku ke dalam rumah AL. dan yang membukakan pintu itu ternyata aku melihat seorang wanita muda yang kurasa masih berusia 30-an dan ia menanyakan sesuatu ke aku.

@ depan rumah AL

AL’s MOM : “ maaf adik cari siapa ya?”
AS : “ oh .. permisi tante saya temennya AL, tadi AL tidak masuk sekolah jadi saya pikir dia sedang sakit dan hari ini saya datang untuk menjenguknya .”
AL’s MOM : “ oh dia bukan sedang sakit , hanya saja kemarin dia ditanya oleh seorang polisi yang menyuruhnya untuk tidak masuk kesekolah terlebih dahulu karena takut dia juga diincar oleh si pembunuh”
AS : “ wah benarkah ? berarti beberapa hari ini dia tidak akan masuk sekolah dong ?”
AL’s MOM : “iya seperti itulah . oh maafkan saya sungguh tidak sopan membiarkan adik berbincang dengan saya sambil berdiri , silahkan masuk dik”
AS : “ oh tidak apa – apa tante”

@ rumah AL
aku mulai menaiki anak tangga yang menuju ke kamar AL. setelah aku sampai di depan kamar AL. akupun mengeluarkan bingkisan yang aku bawa. Dan bisa kulihat bahwa AL menyukainya wah aku senang sekali . lalu aku menuju kebawah untuk menemui ibunya , kulihat dia ternyata sedang berada di dapur , dan kebetulan sekali didekatku ada sebuah pisau buah, perlahan kuambil pisau buah itu lalu aku tikamkan ke daerah dekat jantungnya. Akhirnya aku membuat karya lagi, aku buat beberapa sayatan di bagian lengannya dengan tulisan jepang yang berarti “balas dendam”, aku menulisnya dalam Bahasa jepang agar polisi sangat bingung menemukan tersangkanya. Akupun langsung kekamar AL, ternyata dia sedang tertidur, wajahnya lumayan cantik tetapi tetap cantik kekasihku KL. Akupun langsung menancapkan pisau ke jantungnya dan dalam waktu yang cepat, tubuhnya sudah tidak bergerak lagi. Akupun segera pergi meninggalkan rumah itu. Akhirnya pekerjaanku selesai juga, akupun sekarang bisa hidup dengan tenang.


AD POV


Tim polisi kami mengumpulkan bukti dirumah KL yang terbunuh secara tidak wajar bersama keluarganya yang bernasib tidak jauh sepertinya. Siapa sih yang melakukan semua ini? Apa modus dari semua kejadian ini?

^tunggu kelanjutannya di part 3 besok yaw , part terakhir itu, ckckck^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar