Part 2 – kehidupanku yang baru dimulai
sekarang.
Halo,,
ini aku kau masih ingat denganku kan… pada part ini aku akan menceritakan kisahku yang selanjutnya , karena
aku tidak akan puas jika hanya membunuh KL gadis berhargaku. Kali ini
aku akan menceritakan pembunuhanku yang kedua, kau taukan orang yang waktu itu
aku tanyakan tentang apa saja yang disukai oleh KL . yap ! benar sekali , kali
ini aku ingin membunuh AL sahabat KL yang paling dekat. Kenapa?? Karena aku
sudah pernah bilang bukan bahwa aku akan menghancurkan semua yang dia punya.
Jadi
cerita ini dimulai pada suatu pagi yang cerah, aku masih tidur dirumah seakan –
akan kejadian kemarin tidak pernah terjadi, ayah dan ibuku pergi berangkat ke
pasar setiap pagi. yah aku ingin pergi kerumah dimana aku membunuh KL
tersayangku aku ingin melihat darah yang kemarin itu masih segar dan sekarang
sudah beku , aku ingin melihat potongan –potongan badan keluarga gadis
tercintaku .
Tetapi
belum sampai aku didepan rumahnya , aku sudah melihat banyak mobil polisi dan
ambulan di depan rumahnya mungkin mereka sudah tahu tentang kejadian itu karena
yapp sewaktu aku membunuh KL, aku membiarkannya berteriak dan mungkin saja
waktu itu ada yang mendengarnya hanya saja dia takut untuk menelpon polisi dan
mungkin saja baru sekarang dia menelponnya. Kulihat sekeliling rumah itu sedang
ramai dikerumuni oleh warga setempat. Aku mendatangi rumah itu dan bertanya
dengan salah satu warga yang sedang melihat rumah itu , dan ternyata itu adalah
targetku selanjutnya yaitu AL , wah sungguh beruntung hidupku ini .
@ depan rumah KL
AS : “kenapa ini? kok rame betul, ini
rumah KL bukan sih?”
AL : “iya ,, katanya KL dibunuh
dirumahnya, dan badannya penuh dengan tusukan”
AS : “apa? Benarkah? Tidak mungkin”
*pura – pura kaget*
AL : “ benarkan ,siapa orang brengsek
yang mau membunuh temanku itu, jika aku tau siapa dia aku akan langsung
melaporkannya ke polisi”
AS : “entahlah tapi kurasa orang itu
sudah gila”
AL : “semoga saja orang
itu berhasil ditangkap oleh para polisi”
tiba – tiba seorang
yang kelihatan seperti polisi datang menghampiri kami.
AD : “ permisi dik ,, apa kalian
mengenali korban yang tewas dirumah ini ?”
AL dan AS : “ iya dia teman kami”
AD : “ apa kalian tau siapa saja yang
dekat dengan dia?”
AL : “ maaf saya tidak tahu , karena KL
itu anaknya suka berteman dengan siapa saja”
AD : “ yang seperti teman dekatnya lah
kalau begitu”
AS : “ AL teman dekatnya,”
AD : “ kalau begitu bisa adik ikut saya”
AL : “ saya mau diapakan ?”
AD : “ saya hanya akan bertanya –
tentang korban”
AL : “ baiklah saya akan ikut, AS aku
pergi dulu ya”
AS : “ iya hati – hati”
Setelah
AL dibawa aku memutuskan untuk tidak terlibat yang lebih jauh lagi, karena aku
belum mau ditangkap, tidak sebelum aku membunuh semua orang yang dekat dengan
KL.
Jadi aku memutuskan untuk pulang
kerumah.
Esok
harinya aku pergi ke sekolah dan kabar bahwa KL telah meninggal sudah menyebar.
Wah rupanya karyaku sudah banyak dikenal oleh orang – orang, sebentar lagi aku
akan menjadi orang terkenal yang dicari – cari oleh banyak orang.
Aku
ingin membunuh lagi , aku mencari AL targetku selanjutnya , tapi ternyata dia
tidak masuk sekolah hari ini entah apa yang polisi itu kemarin katakan, kurasa
aku harus menemuinya di rumah seperti aku sedang menjenguknya.
Hari ini juga aku
menjenguknya. Membawakan sebuah bingkisan. Bingkisan yang sudah aku siapkan
sedari tadi. Lalu aku segera melangkahkan kakiku ke dalam rumah AL. dan yang
membukakan pintu itu ternyata aku melihat seorang wanita muda yang kurasa masih
berusia 30-an dan ia menanyakan sesuatu ke aku.
@ depan rumah AL
AL’s MOM : “ maaf adik cari siapa ya?”
AS : “ oh .. permisi tante saya temennya
AL, tadi AL tidak masuk sekolah jadi saya pikir dia sedang sakit dan hari ini
saya datang untuk menjenguknya .”
AL’s MOM : “ oh dia bukan sedang sakit ,
hanya saja kemarin dia ditanya oleh seorang polisi yang menyuruhnya untuk tidak
masuk kesekolah terlebih dahulu karena takut dia juga diincar oleh si pembunuh”
AS : “ wah benarkah ? berarti beberapa
hari ini dia tidak akan masuk sekolah dong ?”
AL’s MOM : “iya seperti itulah . oh
maafkan saya sungguh tidak sopan membiarkan adik berbincang dengan saya sambil
berdiri , silahkan masuk dik”
AS : “ oh tidak apa – apa tante”
@ rumah AL
aku mulai menaiki anak
tangga yang menuju ke kamar AL. setelah aku sampai di depan kamar AL. akupun
mengeluarkan bingkisan yang aku bawa. Dan bisa kulihat bahwa AL menyukainya wah
aku senang sekali . lalu aku menuju kebawah untuk menemui ibunya , kulihat dia ternyata
sedang berada di dapur , dan kebetulan sekali didekatku ada sebuah pisau buah,
perlahan kuambil pisau buah itu lalu aku tikamkan ke daerah dekat jantungnya.
Akhirnya aku membuat karya lagi, aku buat beberapa sayatan di bagian lengannya
dengan tulisan jepang yang berarti “balas dendam”, aku menulisnya dalam Bahasa
jepang agar polisi sangat bingung menemukan tersangkanya. Akupun langsung
kekamar AL, ternyata dia sedang tertidur, wajahnya lumayan cantik tetapi tetap
cantik kekasihku KL. Akupun langsung menancapkan pisau ke jantungnya dan dalam
waktu yang cepat, tubuhnya sudah tidak bergerak lagi. Akupun segera pergi
meninggalkan rumah itu. Akhirnya pekerjaanku selesai juga, akupun sekarang bisa
hidup dengan tenang.
AD POV
Tim polisi kami
mengumpulkan bukti dirumah KL yang terbunuh secara tidak wajar bersama
keluarganya yang bernasib tidak jauh sepertinya. Siapa sih yang melakukan semua
ini? Apa modus dari semua kejadian ini?
^tunggu kelanjutannya di part 3 besok yaw , part terakhir itu, ckckck^
Tidak ada komentar:
Posting Komentar