check it out..
psycho story
Cast :
AS – pembunuh
KL – korban
AL – teman korban
AD – polisi
DN – anggota kepolisian
ME – detektif
Part 1 – pacarku dengan dress putih
AS pov
Aku adalah seorang gamers yang sangat menyukai anime, aku
mulai menyukai anime sejak aku masih duduk dibangku kelas 5 SD , aku suka
melihat anime yang mempunyai adegan percintaan dan pembunuhan dan aku juga
senang melihat salah satu tokoh anime tersebut menderita dan tersiksa.
Pada suatu hari aku sedang bermain
game seperti biasa didalam kelas , tiba – tiba aku merasa haus dan aku segera
pergi ke kantin. pada saat aku sudah selesai membeli minuman aku melihat
seorang gadis yang menurutku cantik seperti tokoh yang ada di anime. Setahuku
gadis itu bernama KL yang berasal dari kelas sebelah. Akupun mencoba untuk
mencari tahu tentang dirinya .Esok harinya aku bertanya dengan salah satu
temennya yang bernama AL .
AS : “ hey..
kamu tau tentang gadis itu ?”*sambil menunjuk*
AL : “ tentu
saja aku tau .. diakan teman baikku, memangnya kenapa? ”
AS : “apa
yang dia suka ?”
AL : “
kenapa kamu langsung nanya kesitu,, jangan bilang………. Kamu suka sama dia ,
jujur aja”.
AS : “hmmm..
gak aku cuman mau nanya aja , memang gak boleh ya?”
AL : “ gak
sih ,, okey . dia suka bunga tulip, warna favoritnya putih ,dia juga suka
menari dengan diiringi music klasik”
AS : “ oh
baiklah .. terima kasih atas infonya “ *sambil tersenyum*
AL : “ sama
– sama “
Setelah aku mengumpulkan lebih banyak
info tentangnya . akupun merencakan untuk menembaknya. Aku mengumpulkan semua
barang yang disuka seperti bunga dan dress bewarna putih untuk kencan pertama
kami, akupun mencari dress putih tersebut selama 1 bulan dimana – mana ,
akhirnya aku menemukan dress putih yang cantik dengan motif yang indah.
Esok harinya, setelah penantianku yang
panjang akupun mulai mendekatinya, diapun tidak menolaknya . pada saat jam
istirahat akupun berencana untuk menembaknya secara langsung didepan teman-
temannya.
@ dikelas
sebelah
AS: “ KL ,,
aku mau ngomong sesuatu sama kamu “
KL :”
ngomong aja “
AS : “ aku
sudah lama ini selalu memperhatikanmu , hingga akhirnya aku mulai menyukaimu
dan hatiku pun hanya tertuju padamu”
KL: “ kamu
apaan sih … kamu kan cuman anak gembel , kamu gk pantes suka sama aku.. papaku
tuh pejabat.. udah deh JANGAN MIMPI , cari aja yang lain yang selevel sama kamu
“
AS
: “ baiklah ,, jangan menyesal jika kamu kehilangan semua yang kamu punya !!!!”
KL
:”emangnya apa yang kamu bisa? Kamu kan Cuma anak rendahan yang sama sekali gak
punya apa-apa”
AS
:”baiklah kalau itu maumu, aku gak akan maksa”
Aku sakit hati dengan semua
perkataannya, apakah ia tidak bisa menolaknya dengan halus tanpa berbicara
kasar, apa salahku sehingga dia jadi begini? Baiklah jika itu perlakuannya
padaku, akan kuhancurkan dunia indahmu itu dan kita akan bersama selamanya
dalam neraka yang aku buat menjadi indah untuk kita berdua.
Aku mulai menyiapkan rencana untuk
membunuh orang tuanya terlebih dahulu. Sebelumnya aku meminta izin dahulu
kepada ayahku yang bekerja sebagai tukang daging di pasar, setelah aku meminta
izin, aku diam-diam mengambil peralatan yang ayahku biasa gunakan seperti pisau
daging yang besar serta pisau buah milik ibuku dan obat bius, memang
kelihatannya sederhana tetapi akan menjadi menyenangkan setelah aku
melakukannya kepada targetku.
@
KL’s house
Aku mulai mengetuk pintu rumahnya dan
tidak lama keluarlah seorang pria dengan badan yang gagah tetapi terlihat
kerutan pada wajahnya yang kira-kira berusia 40 tahun.
KL’s
dad : “anda siapa? Ada perlu apa?”
AS
: “maaf jika saya mengganggu, saya AS temannya KL, apakah ada KL? “
KL’s
dad :”oh temannya, KL sedang keluar membeli buku karena buku tulisnya habis,
palingan sebentar lagi ia pulang, apakah adek mau menunggu?”
AS
: “kalau boleh saya akan menunggunya”
KL’s
dad : “baiklah silahkan masuk “
Akupun duduk disebuah sofa empuk
berwarna merah maroon sambil menunggunya, tak lama kudengar suara langkah kaki
yang ternyata adalah orangtua KL, ibunya sangat cantik dengan balutan dress
merah yang sopan sambil membawa nampan yang berisi potongan buah, kue, dan
minuman dingin.
KL’s
mom: “oh.. jadi ini temannya KL, tampan sekali, beruntung sekali dia mempunyai
teman setampan dirimu, silahkan diminum dan dimakan jajanannya, maaf tante hanya
bisa menyiapkan itu.”
AS
: terima kasih tante, tidak usah repot-repot.”
Setelah selama 10 menit kemudian , aku
mulai bosan dan aku ingin memulai aksiku terhadap targetku. Akupun meminta izin
untuk kekamar mandi . dan kebetulan ayahnya yang mengantarku ke kamar mandi.
Aku sudah menaruh pisau daging di dalam jaket yang kupakai . kuikuti langkah
kaki ayahnya . setelah dekat dengan kamar mandi aku mulai beraksi dengan semua
rencanaku . dari belakang lehernya kutusuk dengan pisau daging yang kubawa .
aku melihat darah yang mengalir keluar dari lehernya yang membuat adrenalinku semakin
kuat untuk membunuh,dan akupun memotong lehernya. aku senang melihat dia
tersiksa, aku penasaran dengan reaksi KL ketika melihat ayahnya tergeletak
dengan darah yang bercecer dimana-mana. Aku menyeret badannya ke gudang dan
kepalanya kutaruh di kamar mandi baju milik ibunya.
Aku pun mulai menuju keruang tamu
tempat ibunya berada. Aku pun pelan-pelan mendekati ibunya dari belakang sambil
membawa pisau buah yang aku bawa. Lalu aku merangkul lehernya dan sambil
menyodorkan pisau yang aku bawa.
AS
:” diamlah, jika kau berteriak maka nadimu akan putus.”
KL’
s mom :”baiklah aku tidak akan berteriak, kenapa kau lakukan ini padaku? Dan
dimana suamiku?”
AS
:”owh tenang saja suami mu sudah aku tangani dengan baik. Ia ada di kamar mandi
dengan pose yang bagus yaitu tergeletak dengan darah yang mengalir deras dari
tubuhnya.”
Setelah berkata seperti itu, kutorehkan pisau kecilku
ke lehernya dengan perlahan, aku menikmati setiap detik membunuhnya. Akhirnya
ia juga tergeletak dengan darah yang mengalir pada dress yang ia kenakan. Aku
pun segera menyeretnya ke gudang bersama mayat ayahnya. Huh.. pekerjaanku
selesai juga, tinggal satu lagi. Akupun menunggu seorang gadis kesayanganku di
ruangan yang aku pikir adalah kamarnya. Kamarnya sangat indah dengan adanya
foto nya di setiap sudut ruangan. Ia memang cantik menurutku, aku tidak salah
memilihnya untuk menempati hatiku tapi sayang hatinya tidak berpihak padaku dan
sifatnya yang jahat.
Sudah hampir 1 jam aku menunggu gadis
kesayanganku pulang tetapi ia tidak datang juga. Akupun menyiapkan peralatanku
untuk membuatnya menjerit tidak karuan sambil menunggunya pulang, tak lama
kemudian aku mendengar suara pintu depan rumah terbuka, mungkin itu gadisku yang
sudah aku tunggu, tak sabar sekali aku ini dan akhirnya aku mendatanginya
dengan suntikkan bius yang aku sembunyikan dibalik tubuhku. Dia menatapku dan
lantai yang berlumuran darah secara bergantian, ekspresi nya sangat lucu dengan
wajah kagetnya itu.
KL
:”apa yang kau lakukan disini anak gembel!!? Apa yang terjadi dengan rumahku
hingga begini? Dimana papa dan mamaku? Hah?” *berteriak*
AS
:”owh tenang saja cantik, aku tidak melakukan apa-apa dirumahku, aku
hanya……merubah sedikit tampilan rumahmu yang membosankan ini dengan sedikit
cerita menarik. Jika kau ingin tau dimana papa dan mamamu, kau harus menurutiku
dulu dengan patuh, lalu aku akan memberitahumu tentang mereka.” *smirk*
KL
:”baiklah jika itu maumu, apa yang kau inginkan dariku, brengsek? Kau ingin
uangku? Ambillah tapi beritahu aku dimana orang tuaku!!!”
Akupun mendekatinya dan menyuntikkan bius yang sudah
ada ditanganku lalu tak lama kemudian dia pingsan dihadapanku, ya ampun… cantik
sekali dia dalam keadaan tertidur tenang. Akupun menaruh kepalanya dipangkuanku,
aku menikmati pahatan sempurna dari wajahnya itu tanpa adanya cacat sedikitpun,
sayang sekali hati dan sifatnya sangat busuk, tidak sesuai sekali dengan
wajahnya. Perlahan aku dekatkan wajahku dengan wajahnya sehingga dahi dan
hidung kami menempel dengan indahnya, aku hirup aroma mint yang ada diwajahnya,
aku sangat menginginkan ini seumur hidupku jika dia menjadi milikku. Tapi
sayang sekali aku tidak bisa mewujudkannya secara normal.
Aku segera membawanya ke kamarnya dan mengikatnya tangannya
kekursi roda yang ada di kamar orang tuanya . aku menunggunya untuk bangun dari
tidur cantiknya . hingga kedua matanya perlahan mulai terbuka, dengan wajah
manisnya yang terlihat ketika bangun. Aku mulai tersenyum dan dia melihatku
dengan tatapan ketakutan.
AS:
“ kamu sudah bangun gadis kesayanganku ?”
KL:
“apa maumu brengsek, dimana orang tuaku, kau apakan mereka?”
AS:
“ tenang saja .. mereka baik – baik saja.. aku tidak menyentuh orang tuamu .
kau ingin melihat mereka . aku hanya membekap mulut orang tuamu agar tidak
berisik dan mengganggu acara reunion kita”
KL
: “ pertemukan aku dengan orang tuaku !”
AS
: “ baiklah .. tapi pertama – tama aku harus menutup matamu dan mulutmu dulu …
hehehehehehehe”
Aku menutup mata indahnya dengan
perlahan dan mulutnya yang manis agar dia tidak merasa kesakitan. Aku mulai
membawanya dengan kursi roda tadi ke tempat orang tuanya berada.
@kamar mandi
AS : “ kamu jangan senang dulu ketika
bertemu dengan orang tuamu .. mereka mungkin akan marah jika mereka melihatmu
bersama dengan anak rendahan sepertiku ,”*smirk*
Aku
mulai melepaskan penutup mata dan mulutnya . aku berdebar – debar ingin melihat
wajah cantiknya menangis melihat orang tuanya yang selama 2 jam tidak bertemu..
kutatap terus wajahnya yang menangis melihat orang tua terkasihnya tergeletak
dengan darah yang masih lumayan segar di sekelilingnya . seketika dia mau
berteriak aku langsung membekap mulutnya yang manis dengan kain yang tadi
kupakai untuk menutup mulut dan matanya.
AS : “ aku akan melepaskan penutup
mulutmu jika kamu berjanji kamu tidak akan berteriak.”
KL : *mengangguk*
AS : “ baiklah akan aku buka , tapi jika
kamu berteriak nasibmu akan sama seperti kedua orang tuamu”
KL : *menangis sambil mengangguk”
Aku
mulai membuka penutup mulutnya dari mulut manis yang ingin sekali aku sentuh.
Aku mulai melihat dia yang menangis melihat orang tuanya yang terbujur kaku
dengan bersimbah darah dan kepala terpotong serta leher yang tergorok oleh
pisau daging milik ayahku.
KL : “ kenapa kamu melakukan semua ini
?”
AS : “ karena aku adalah anak rendahan
seperti katamu”
KL : “ kumohon jangan membunuhku, aku
akan menuruti kemauanmu, aku akan jadi pacarmu. Jadi kumohon jangan bunuh aku”
AS : “ sudah terlambat .. aku tidak akan
terajut kata – kata manismu.. dan aku juga tidak akan langsung membunuhmu ..aku
akan menikmati untuk menyiksa dirimu terlebih dahulu sebelum akhirnya aku
mengiris setiap centi tubuh indahmu”
KL : “ kumohon ampuni setiap perkataan
dan perlakuan burukku terhadapmu”
AS : “DIAM…… kamu tidak tau perasaanku
saat kamu menolakku didepan teman – temanmu dengan perkataan busukmu itu”
KL : “ maafkan aku”
AS : “ ah sebelum itu aku ingin
memberikan hadiah yang sudah lama kubeli .. sebenarnya itu hadiah untuk kencan
pertama kita. Tapi karena kamu sudah menolakku kurasa itu adalah hadiah
perpisahan dariku untukmu”
KL : “kumohon jangan bunuh aku”
AS : “DIAMLAH DASAR CEWE BRENGSEK…ini
hadiahku!!”*sambil melempar hadiah yang sudah lama kusimpan hanya untuk cewe
brengsek sepertinya*
KL : “ apa ini?”
AS : “ ini dress bewarna putih dan bunga
tulip ini untukmu cewe bodoh kesayanganku. CEPAT PAKAI DRESS SIALAN ITU!!!”
Aku
mengantarkan dia ke kamar mandi agar dia bisa berganti baju dengan dress yang
sudah kubeli dari dulu.
AS : “jangan berpikir untuk melarikan
diri atau kamu akan rasakan akibatnya”
KL : “ baiklah”
Setelah
dia selesai berganti baju dengan dress putih yang kubeli, kulihat wajah
cantiknya yang masih merasa ketakutan melihatku .. seakan – akan dia sedang
melihat pembunuh berdarah dingin yang sebentar lagi akan membunuh. Ingin sekali
aku memeluknya dan menenangkannya, mungkin itu jika hubungan kami normal dan
tidak seperti ini.
Aku
menyuruhnya untuk berdandan secantik mungkin untuk yang terakhir kalinya
dihadapanku. Dia segera menuju ke kamarnya dan duduk di meja rias nya sambil
aku menyodorkan pisau ke lehernya agar dia tidak berani kabur. Dia mengambil
semacam pelembap wajah, bedak dan lipstick.
KL:” jauhkan pisau itu dari leherku, aku
tidak bisa merias leherku.”
AS:”baiklah, jika kamu berani kabur maka
aku akan membunuhmu, berdandanlah yang cantik sayangku”*sambil kucium pipi
chubbynya*
Diapun
selesai merias wajahnya dan aku menuntunnya ke ruang tamu untuk memulai dansa
pertama dan terakhir kita. It’s show time, baby!!!!
@ruang tamu
Aku
memecahkan beberapa kaca ke lantai yang dingin untuk dansa kami. Tetapi aku
ingin berdansa dengan dia yang tidak memakai alas kaki apapun. Dengan diiringi
music klasik yang dia sukai, kami pun berdansa dengan indahnya, akupun
berfantasi bahwa dansa ini adalah dansa yang terindah di sebuah taman yang
indah. Wow…sebuah fantasi yang menyenangkan bagi psikopat gamer yang menyukai
anime sepertiku, ia bagaikan salah satu tokoh anime yang menderita dengan segala
macam siksaan yang aku buat, tetapi bagiku ini adalah surga terakhir bagi kami.
Kulihat kaki putihnya yang mulai mengeluarkan darah karena menginjak pecahan
kaca yang tadi kutaburkan. Dia merintih kesakitan karena menginjak pecahan kaca
tersebut. Aku sangat menikmati wajahnya yang kesakitan dia mulai mengeluarkan
suara – suara menahan sakit seperti desahan yang membuat adrenalinku semakin
bergejolak, kulihat pecahan – pecahan kaca itu masuk ke telapak kakinya dan
membuat darahnya semakin banyak yang merembes keluar. Tidak hanya sampai
disitu, aku semakin ingin melihat dia kesakitan dan semakin ingin mendengar
suaranya yang sangat khas. Aku mengambil salah satu pecahan kaca yang menurutku
terlihat runcing dan menusukannya ke tangan kirinya. Dia mulai kesakitan karena
tusukan tersebut. Sudah 30 menit berlalu dan aku masih belum puas . aku menghentikan
dansa kami, aku menyuruhnya duduk di kursi roda tadi. Sehabis itu ku ambil
bunga tulip yang dia suka dan kujejelkan bunga itu kemulutnya ,aku menyuruhnya
memakannya dan diapun memakannya karena jika dia tidak mau aku akan langsung
membunuhnya. Batinku mengatakan bahwa gadis cantikku ini ternyata sangat bodoh
biarpun dia melakukan apa yang kusuruh maupun tidak , dia tetap akan kubunuh .
Aku
senang sekali melihat gadis kesayanganku ini menuruti semua apa yang kubilang.
Aku sangat senang melihat dia tersiksa seperti itu , seperti salah satu tokoh
anime yang sering kutonton. Sudah hampir 1 jam aku menyiksanya, hingga akhirnya
…………… aku memutuskan untuk membunuhnya karena aku sudah BOSAN melihatnya.
Akupun mulai menutup mata dan mulutnya lagi dan menyuruhnya agar tidak meronta.
Aku
membawanya ke kamar untuk melakukan aksiku. Perlahan kuangkat badannya dan
kutidurkan ke ranjang miliknya yang berwarna putih. Aku mengikatkan tangan dan
kakinya ke setiap ujung ranjang miliknya. Setelah itu aku pergi ke dapur untuk
mengambil pisau daging yang tadi kupakai untuk membunuh ayah dan ibunya serta
mengambil semua barang runcing yang dapat kutemukan di dapur seperti pisau dan garpu
.. ah.. akupun tidak lupa untuk merebus air untuk gadis manisku mandi nanti, aku
kembali kekamar dimana gadisku berada sambil membawa garpu dan pisau. Perlahan
kudekatkan diriku dengannya, aku membuka penutup mata dan mulutnya dan dia
melihatku ketakutan karena aku membawa pisau daging dan garpu .aku sangat
senang melihat ekspresinya yang begitu ketakutan .. YA inilah yang aku tunggu –
tunggu , pertama – tama kutusuk kedua tangan dan kakinya yang sudah berdarah
dengan garpu, berulang – ulang aku tusukkan ke tangan dan kakinya. Ahh ..
inilah sensasi yang aku tunggu – tunggu selama ini , melihat gadis bodohku
terlihat kesakitan dan meronta – ronta sungguh pemandangan yang menggugahku
untuk melakukan lebih.. kutusukkan pisau yang kudapat di dapur tadi ke perutnya
yang tidak ada lemak sedikitpun ini. Kuhujamkan pisau itu berulang – ulang ..
astaga aku bisa melihat darah yang langsung keluar dari perutnya dengan ganas.
Aku mulai mendengar suara teriakannya dan aku memotong lidahnya agar dia tidak
bisa ngomong lagi,hahaha sungguh hidupku ini sangat indah. Aku kembali kedapur
dan mengambil air yang tadi kumasak yang sudah mulai mendidih.
Kubawa
air tersebut kekamarnya dan kutuangkan ke perutnya yang sudah tertusuk tadi.
Sungguh indah pemandangannya , dia mulai meronta dan teriakannya sudah tidak
karuan lagi. Sensasi ini, sensasi yang belum pernah kurasakan, aku mau lagi,
aku mau yang lebih dari ini.
AS : “ lihatkan aku bisa membuat kamu
kehilangan semua yang kamu punya , kurasa aku bukan hanya anak rendahan yang
baik – baik”*smirk*
KL : “kamu bahkan lebih rendah dari
apapun didunia ini !!”*berbicara dengan lidah yang sudah kupotong tadi sambil
menangis merintih kesakitan”
AS : “ wah .. kau masih hidup rupanya ..
besar juga nyalimu untuk hidup. kalau begitu sayangku,aku akan menghentikan
semua rasa sakitmu, semua penderitaan yang selama ini sudah kau rasakan,
tidurlah dengan tenang sayang ”*smirk*
Aku
ambil pisau daging yang tadi kupakai untuk membunuh ayah dan ibunya. Dengan
adrenalinku yang sudah diujung tanduk aku mulai memotong lehernya dengan sangat
perlahan – lahan , aku tidak ingin langsung menyudahinya. Aku ingin melihatnya
kesakitan , mengerang – erang sampai akhirnya mati. Kulihat dress putih yang
kubeli untuknya dan ranjangnya yang berwarna putih sudah berubah menjadi merah
karena darah segarnya yang keluar sehingga menutupi warna putih suci itu dengan
warna merah yang indah. Selamat tidur KL ku tersayang, kita akan bertemu
dineraka kelak .
Setelah
aku membunuh KL entah kenapa aku masih ingin……. Aku menginginkan sesuatu yang
lebih dari ini.
Apa yang harus kubunuh selanjutnya..
haruskah aku bunuh semua orang yang selama ini dekat dengannya, atau haruskah
aku mencari target baru atau mungkin …….
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-AKU HARUS MEMBUNUHMU !
lanjutannya ada kok bahaha tenang aja
Tidak ada komentar:
Posting Komentar